Masalah Psikologis Ternyata Bisa Menghambat Kehamilan

Mungkin banyak yang belum tahu, bahwa masalah psikologis ternyata bisa menghambat kehamilan.

Para wanitay ang sudah menikah dan ingin segera hamil dan kemudian punya momongan acap kali mengabaikan masalah psikologis pengaruhnya terhadap kehamilan.

Mereka menganggap, bahwa masalah psikologis seperti beban pikiran yang berlebihan tidak punya pengaruh apa-apa pada berhasil tidaknya kehamilan.

Padahal disinilah kesalahannya.

Menurut beberapa studi terbaru, bahwa beban psikologis khusunya stres benar-benar dapat menghambat seorang wanita dari kehamilan.

Beban psikologis bisa menghambat kehamilan bukan tanpa alasan.

Ada alasan medis yang kuat dibalik pernyataan bahwa kenapa beban psikologis yang terjadi pada seorang wanita benar-benar bisa menyebabkan kehamilan terhambat atau bahkan gagal total.

Alasannya secara ilmu medis adalah, karena saat seorang mengalami beban psikologis, seperti stres misalnya, akan membuat emosi wanita yang bersangkutan acap kali manjadi cenderung tidak stabil.

Emosi yang tidak stabil ini pada akhirnya akan membuat metabolisme tubuh secara keseluruhan terganggu, sehingga aliran darah keseluruh tubuh[u menjadi tidak lancar.

Akibat dari tidak lancarnya aliran darah keseluruh tubuh, maka secara otomatis, organ-organ tubuh tidak mendapatkan asupan darah yang memadai untuk menjalankan fungsinya dengan baik.

Akibatnya adalah organ tubuh secara keseluruhan dan organ-organ reproduksi secara khusus menjadi tidak berfungsi secara optimal.

Nah tidak berfungsinya organ-organ reproduksi secara optimal inilah yang menyebabkan wanita menjadi tidak stabil.

Gangguan yang terjadi akibta organ reproduksi tidak bekerja optimal adalah siklus haid menjadi tidak lancar seperti biasanya, proses pematangan sel telur tidak berjalan dengan baik, masa subur menjadi tidak menentu dan terkahir ovulasi menjadi sangat sulit terjadi.

Semua proses-porses yang disebutkan di atas adalah proses awal yang harus berjalan dengan baik sebagai syarat terjadinya kehamilan.

Sehingga tentu bisa ditebak hasilnya, bahwa ketika semua proses penting tersebut terganggu, secara otomatis pembuhan tidak dapat terjadi, dan klimaksnya kehamilan menjadi menjadi hampir mustahil untuk terjadi.

Nah itulah bagaimana beban psikologis seperti stres bisa menghambat seorang wanita dari kehamilan.

Jadi, jika seorang wanita ignin cepat hamil, maka harus menghindari beban psikologis seperti stres.

Itulah penjelasan seputar masalah psikologis ternyata bisa menghambat kehamilan.

Semoga informasi ini berguna untuk bekal kehamilan anda.

Advertisements

One thought on “Masalah Psikologis Ternyata Bisa Menghambat Kehamilan

  1. Pingback: Faktor Penghambat Kehamilan Pada Wanita | Panduan Cepat Hamil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s